Solana Menggeser Ethereum Sebagai Blockchain Teratas di Nansen, Raydium Raih Rekor Biaya
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!

Solana (SOL) berhasil menggeser Ethereum (ETH) sebagai blockchain paling sering digunakan berdasarkan data terbaru dari Nansen.
Pendiri Nansen, Alex Svanevik, mengumumkan pencapaian ini melalui unggahan di X pada 18 November.
Pada bulan Oktober, Nansen mengintegrasikan data on-chain Solana, memberikan pengguna wawasan real-time tentang aktivitas dompet, saldo token, serta pertumbuhan aplikasi terdesentralisasi (DApps) dan token non-fungible (NFT) milik Solana.
Selain itu, nilai tukar SOL/ETH mencapai rekor tertinggi baru di angka 0.07731 (saat artikel ini ditulis), yang mencerminkan peningkatan 12% dalam 24 jam terakhir.
Solana Lampaui Raksasa Korporasi dalam Kapitalisasi Pasar
Aktivitas pengguna Solana mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa minggu terakhir. Pada November, jumlah alamat aktif Solana mencapai lebih dari 6,3 juta, menandai rekor tertinggi sepanjang masa.
Pertumbuhan ini juga diiringi oleh lonjakan pembuatan token, khususnya meme coin. Step Finance melaporkan bahwa sebanyak 322.000 token baru dibuat di jaringan Solana minggu lalu, didorong oleh tren meme coin yang semakin marak.
Pada hari yang sama, kapitalisasi pasar Solana melampaui Starbucks dan Nike. Kapitalisasi pasar Solana tercatat sebesar $115,67 miliar, meningkat 5% dalam 24 jam terakhir.
Sebagai perbandingan, kapitalisasi pasar Starbucks saat ini adalah $111,96 miliar, sementara Nike berada di angka $111,28 miliar.
Demam Meme Coin dan Reli Harga Dorong Ekosistem DeFi Solana
Ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) Solana juga menunjukkan pertumbuhan yang pesat.
Menurut data dari Dune, total kapitalisasi pasar token liquid staking Solana (LST) mencapai rekor tertinggi baru sebesar $7,40 miliar pada 17 November. Tiga LST teratas berdasarkan pangsa pasar adalah JitoSOL (43%), mSOL (16,3%), dan jupSOL (12,5%).
Biaya yang dihasilkan dari DApps berbasis Solana juga meningkat tajam dalam 24 jam terakhir. Automated market maker Raydium dan protokol liquid staking Jito mencatat rekor baru dengan masing-masing menghasilkan $11,79 juta dan $9,87 juta, berdasarkan data dari DefiLlama.
Menurut unggahan analis DeFi Patrick Scott pada 18 November yang mengutip data dari DefiLlama, lima dari 10 protokol teratas berdasarkan biaya dalam 24 jam terakhir berada di Solana.
Peningkatan aktivitas protokol ini bertepatan dengan kebangkitan meme coin seperti Peanut (PNUT), yang mencatat lonjakan harga hampir 600% pada 14 November.
Listing Dogwifhat (WIF), salah satu meme coin Solana yang populer, di Coinbase pada 13 November semakin meningkatkan antusiasme pasar.
Saat ini, harga SOL berada di angka $240, mendekati rekor tertingginya di $259.
Solana berhasil menembus rekor baru dengan lonjakan aktivitas DeFi dan token liquid staking. Cari tahu lebih banyak tentang crypto yang akan naik berikutnya dan strategi investasi yang bisa Anda coba. Klik untuk informasi lengkap di crypto yang akan naik.
Dapatkan berita terbaru seputar dunia kripto langsung di perangkat Anda dengan bergabung ke grup Telegram Crypto News Indonesia Official. Jangan lewatkan update terkini, analisis, dan diskusi komunitas dengan klik Crypto News Indonesia Official.