{"id":150798,"date":"2025-11-14T10:54:56","date_gmt":"2025-11-14T10:54:56","guid":{"rendered":"https:\/\/cryptonews.com\/id\/?p=150798"},"modified":"2025-11-14T10:47:40","modified_gmt":"2025-11-14T10:47:40","slug":"bitcoin-maximalism-fading-top-altcoins-pepenode-rise","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cryptonews.com\/id\/news\/bitcoin-maximalism-fading-top-altcoins-pepenode-rise\/","title":{"rendered":"Maksimalisme BTC Memudar, Altcoin PEPENODE Jadi Pilihan Teratas"},"content":{"rendered":"
Pergeseran besar terjadi seiring Bitcoin yang beralih fungsi menjadi emas digital berkat ETF. Pola pikir maksimalis yang kaku mulai melunak sehingga mendorong diversifikasi portofolio. Kapital kini berputar ke altcoin teratas dengan narasi kuat, terutama di sektor infrastruktur, AI, dan DePIN. PEPENODE hadir sebagai proyek yang menggabungkan budaya meme dengan penambangan virtual yang digamifikasi.<\/p>
Investor kini mencari peluang eksperimental dan potensi keuntungan di lapisan aplikasi dan rantai baru. PEPENODE memanfaatkan pergeseran ini dengan model mine-to-earn berbasis peramban. Ini merupakan jalur berisiko lebih tinggi bagi profit Bitcoin yang dialihkan, terbukti dengan aliran dana lebih dari $2,1 juta atau sekitar Rp35 miliar yang masuk ke proyek ini.<\/p>
Beberapa tahun lalu, mungkin sebelum memasuki 2020, strategi kripto sangatlah sederhana: miliki Bitcoin, abaikan yang lain. Namun, pola pikir tersebut kini mulai memudar. Bitcoin bertransformasi menjadi aset seperti emas digital. Eksperimen sejati dan potensi keuntungan kini pindah ke rantai baru dan lapisan aplikasi.<\/p>
Pemicu utamanya adalah kehadiran ETF Bitcoin spot<\/a>. Banyak investor senior AS memindahkan koin mereka ke wadah ETF. Langkah ini menawarkan keuntungan pajak dan pelaporan yang lebih mudah, sembari tetap dapat mempertahankan eksposur jangka panjang BTC.<\/p>