{"id":124777,"date":"2024-01-29T10:36:11","date_gmt":"2024-01-29T10:36:11","guid":{"rendered":"https:\/\/cryptonews.com\/id\/?post_type=guides&p=124777.htm"},"modified":"2025-08-15T08:12:44","modified_gmt":"2025-08-15T08:12:44","slug":"what-is-kyc-know-your-customer-process-explained","status":"publish","type":"guides","link":"https:\/\/cryptonews.com\/id\/guides\/what-is-kyc-know-your-customer-process-explained\/","title":{"rendered":"Apa Itu KYC? – Penjelasan Tentang Proses Mengenali Pelanggan Anda"},"content":{"rendered":"

\"Apa<\/p>

Meskipun pertumbuhan teknolongi cukup signifikan, namun masih ada orang yang tidak tahu apa itu KYC. KYC adalah singkatan dari Know Your Customer<\/i>. Ini adalah proses verifikasi yang digunakan selama transaksi untuk mengonfirmasi identitas pelanggan. Proses ini dilakukan sebagian besar untuk tujuan keamanan dan regulasi.<\/p>

Dilansir dari Detik.com<\/a>, KYC merupakan salah satu proses yang dilakukan dengan tujuan mengenal lebih dalam siapa pelanggan kita. proses ini tidak hanya untuk transaksi mata uang kripto saja. Anda pasti pernah mengalaminya jika Anda membuka rekening bank ataupun dompet digital, menandatangani kontrak ponsel, atau membuka kartu kredit.<\/p>

Cara kerjanya seperti ini, misalnya Anda ingin membuka rekening suatu Bank, pasti akan melewati serangkaian verifikasi yang dilakukan oleh petugas Bank. Sebagai orang awam tentu banyak dari masyarakt tidak mengetahui apa itu e KYC BRI?<\/p>

Sebagai lembaga keuangan yang bekerja sama dengan lembaga pemerintah menggunakan data yang diberikan oleh pelanggan. Data yang diberikan kemudian dimasukkan ke dalam basis data yang berisi potensi risiko berbisnis dengan pelanggan tersebut.<\/p>

Basis data tersebut menyimpan informasi yang akan menandai pelanggan dengan tanda negatif. Proses ini dilakukan untuk mencegah pencucian uang, pendanaan terorisme, dan kegiatan jahat lainnya. Jadi dengan mengetahui apa itu e KYC BRI, maka Lembaga Keuangan ini membantu mengatasi risiko keuangannya dalam berbisnis dengan pelanggan.<\/p>

Setelah mengetahui bagaimana proses pengenalan pelanggan, sekarang kita akan beralih dan mengenal lebih dalam perbedaanya dengan AML, yang kadang kala disalah artikan oleh sebagian orang.<\/p>

Apa Perbedaan Antara AML dan KYC?<\/h2>

<\/span>
\nDengan mengetahui apa itu KYC, maka Anda akan dengan mudah memahami perbedaannya dengan AML. Apa itu proses e-KYC? dan apakah proses itu sulit? Mari kita bahas masalah ini lebih dalam.<\/p>

Dilansir dari Nanovest<\/a>, AML merupakan serangkaian kebijakan, kontrol dan juga peraturan hukum yang harus dipatuhi dan bertujuan untuk mencegah aktivitas ilegal seperti kegiatan pencucian uang. Dalam dunia keuangan, AML (Anti Money Laundering) dan proses KYC (Know Your Customer) adalah dua proses penting yang sering disalahartikan.<\/p>

Perbedaan antara keduanya menjadi jelas, KYC adalah proses yang dirancang untuk mengidentifikasi dan memverifikasi identitas pelanggan guna mencegah penyalahgunaan keuangan, sedangkan AML lebih berkaitan dengan langkah-langkah untuk mencegah pencucian uang.<\/p>

Meskipun keduanya terkait erat, KYC lebih fokus pada pengumpulan data pelanggan, sedangkan AML lebih luas mencakup strategi pencegahan dan deteksi aktivitas pencucian uang. Lantas apa itu proses e-KYC?<\/p>

Proses Know Your Customer electronic adalah evolusi dari proses pengenalan pelanggan secara tradisional, yang melibatkan penggunaan teknologi digital untuk mengumpulkan dan memverifikasi informasi identitas pelanggan secara cepat dan efisien.<\/p>

Dengan e-KYC, pelanggan dapat melakukan verifikasi identitas secara online tanpa perlu datang ke kantor secara fisik. Meskipun mirip dengan KYC, proses ini membawa kemudahan dan kecepatan dalam proses verifikasi identitas, menghasilkan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Penting untuk dicatat bahwa e-KYC tetap mematuhi standar keamanan dan privasi data yang ketat.<\/p>

\n
Baca juga:<\/div>\n
Cara Beli Crypto \u2013 Panduan untuk Pemula Tahun 2026<\/b><\/a><\/div>\n <\/div>

Apa yang Anda Perlukan Untuk Menyelesaikan Verifikasi KYC<\/h2>

<\/span>
\nSetelah memahami apa itu KYC atau apa itu e-KYC, sekarang kita beralih ke cara menyelesaikan verifikasi KYC. Secara umum, KYC adalah persyaratan yang mengharuskan Anda untuk membagikan foto kartu identitas resmi yang dikeluarkan pemerintah, seperti KTP, Paspor, atau SIM. Anda juga harus mengirimkan foto diri Anda. Foto tersebut kemudian dibandingkan dengan ID yang dikirimkan.<\/p>

Terkadang bagian dari proses verifikasi adalah mengirimkan foto diri Anda yang sedang memegang kartu identitas. Beberapa verifikasi bahkan meminta foto pelanggan memegang selembar kertas dengan kalimat pendek yang ditulis tangan.<\/p>

Verifikator akan memberikan frasa yang harus ditulis. Frasa ini sering kali menyertakan nama Anda dan tanggal. Teknik ini membantu memverifikasi bahwa orang yang mengajukan tidak memalsukan dokumen atau foto.<\/p>